Artikel (14)

Keywords: and

Air Terjun Pangkung Sakti, Mutiara di Tepi Balean (Bertingkat dan Tertinggi di Kabupaten Tabanan)

image

TABANAN--Sebelumnya saya belum pernah ke lokasi air terjun (singsing) Pangkung Sakti Samsaman, teman-teman menyebut air terjun ini lumayan indah, bertingkat, tingginya mencapai 80 meter. Lokasinya berada di tepi Sungai/Tukad Balean, masih termasuk wilayah Desa Pakraman Samsaman, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali.

selengkapnya...

Tue, 2 Oct 2018 @19:45

''Takkan Lagi'': Mengenang Group Band Asal Bali ''Ganesh Band''(1996)

image

Di era tahun 1996 ada satu Group Band Rock asal Bali yaitu : ''Ganesh Band'' yang mampu menembus blantika musik nasional dalam rangka memproduksi album kompilasi yang terdiri dari lagu-lagu yang dibawakan oleh 5 band dari berbagai kota yaitu Bali, Bogor, Jakarta dan Semarang.

selengkapnya...

Tue, 25 Sep 2018 @23:40

Pribumi Hindia Belanda (Indonesia)-Wakil Asia Pertama di Piala Dunia Perancis 1938

image

Demam Piala Dunia sepak bola benar-benar meramah dunia. DI berbagai wiayah event piala dunia ''menenggelamkan'' berita Pilkada, Korupsi dan issu-issu politik lainnya. Tayangan piala dunia di layar televisi merupakan tayangan yang paling ditunggu oleh berbagai kalangan. Bagaimana dengan Indonesia?

selengkapnya...

Mon, 18 Jun 2018 @20:04

Sandikala Kalating

image

Sandikala Kalating, saat matahari belum sempurna tenggelam di ufuk barat, langit pantai Kelating nampak indah dengan kilau awan memancarkan rona jingga. Saat yang sama, puluhan orang berdiri diatas pasir menunggu debur ombak untuk menjemput puluhan anak penyu (tukik) menuju dunia alaminya di samudra selatan Pulau Dewata.

selengkapnya...

Sun, 5 Nov 2017 @09:28

Soroh, Metanding Menjadi Masyarakat Pribumi

image

Ditengah masyarakat Hindu di Bali kita kerap mendengar kata ''Soroh''. Ada dua urusan dimana kata soroh sering disebutkan yaitu:

Pertama, kata soroh digunakan saat umat Hindu melaksanakan upacara keagamaan dengan sarana bebantenan (sesaji). Misalnya membuat banten 1 soroh seperti banten pengambean 1 soroh, artinya banten pengambean tersebut terdiri taledan, raka-raka jangkep (tebu, bantal, tape, pisang, jajan, buah), sampian pengambean, dua tumpeng putih, tipat pengambean, kojong perangkad, dua tulung pengambean berisi nasi, kacang, saur, maulam ayam mepanggang.

selengkapnya...

Thu, 2 Nov 2017 @16:44

Megandu Permainan Asli dari Kabupaten Tabanan Bali (Megandu, Permainan Tradisional dari Tanah Ole-Catatan Festival ke Uma 2017)

image

DI atas tanah lapang petak sawah kering berlantai jerami, dari kejauhan saya melihat puluhan anak-anak putra dan putri sedang berkerumun membentuk lingkaran. Di bagian lain ada seorang bapak berdiri sambil memberi aba-aba.

Beberapa menit kemudian mulai terdengar riuh anak-anak. Mereka bersorak sorai bergembira sambil bergerak cepat melangkah ke kiri dan ke kanan. Ada juga yang bergerak ke tengah lingkaran lalu merunduk cepat mengambil sesuatu berbentuk bola-bola. Pada waktu yang sama sebagian anak-anak nampak maju mundur seperti gerakan menghindar ketika didekati oleh seorang anak yang bergerak di tengah lingkaran. Anak yang di tengah lingkaran memegang tali panjang yang pangkalnya diikatkan di sebatang patok kayu.

selengkapnya...

Thu, 29 Jun 2017 @17:04

Tumpek Landep dalam Ideologi Budaya Populer --''Nandurin Karang Awak''

image

Rerahinan Tumpek Landep (Sabtu 4/2/2017-Sanicara Keliwon Landep) merupakan lanjutan dari tahapan atau hakekat Rerahinan sebelumnya mulai dari hari suci Saraswati, Banyu Pinaruh, Soma Ribek, Sabuh Mas dan Pagarwesi. Saat Tumpek Landep kita memohon kepada Hyang Guru (sumber pengetahuan suci) agar pengetahuan/taksu yang turun/diturunkan oleh Sang Pencipta dalam diri kita (panugrahan) yang kita peroleh saat Hari Suci Saraswati (hari turunnya pengetahuan) dapat kita manfaatkan dengan baik.

selengkapnya...

Sat, 4 Feb 2017 @21:17

SECANGKIR KOPI LEMBAH WATUKARU

image

Disamping beras, komuditas yang belakangan mulai populer di Tabanan adalah kopi. Dua hari ini 24 s.d 25 Sept 2015, saya mencoba menyusuri beberapa desa penghasil kopi di Tabanan. Konon Kopi asal Tabanan memiliki cita rasa yang khas dan lumayan bersaing di pasar dunia.



Pertama kali kopi di bawa ke Indonesia oleh belanda sekitar tahun 1696, yaitu jenis kopi Arabika. Kopi jenis Arabika kemudian ditanam di bebeberapa wilayah di Pulau Jawa dan selajutnya disebar ke beberapa pulau lain di Indonesia. Karena kopi Arabika terserang penyakit kemudian Belanda menganti dengan kopi jenis baru, yaitu kopi Robusta, (AEKI,2007).



Di wilayah tabanan banyak di tanam kopi jenis Robusta yang diperkirakan di tanamam secara besar-besaran setelah pemerintahan kolonila Belanda berkuasa pada tahun 1906. Kopi Robusta dapat tumbuh baik di lahan dengan ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut seperti di wilayah Penebel, Pupuan dan Selemadeg. Sedangkan di Bali tanamam kopi diperkirakan sudah ditanam oleh belanda sekitar abad ke-19.  



Dari data literatur dapat disimpulkan bahwa kopi sebagai komuditas dagang di Tabanan tidak lepas dari jejak dagang pemerintah kolonial Belanda di jamannya. Sejarah kopi tabanan juga terekam dari sejarah perkembangan beberapa desa di “tabanan kauhan” seperti desa-desa yang ada di wilayah Selemadeg Barat dan Pupuan.



Pada awal abad ke-20 di kedua wilayah itu Belanda banyak membangun akses jalan baru untuk membuka lahan, menanam dan mengontrol produksi kopi rakyat. Pada kurun waktu 1925-1935, pemeritah kolonial Belanda banyak memperlebar dan memperbaiki jalan lama untuk memudahkan akses transportasi truk atau mobil dan menghubungkan wilayah tabanan menuju wilayah denbukit -Buleleng.



“Saya meyakini pelabuhan buleleleng adalah salah satu pelabuhan international pertama di bali untuk perdagangan kopi”.



Menyusuri jejak sejarah kopi di tabanan ternyata tidak hanya memberi pengetahuan tentang komuditas kopi. Sejarah kopi juga banyak memberi informasi tentang spirit dan  aliansi budaya subak abian lintas desa di tabanan. Hampir semua desa penghasil kopi yang ada di wilayah Kecamatan Penebel, Selemadeg dan Pupuan berada dalam satu keyakinan dan penghormatan tatanan terhadap keberadaan dan kesucian Gunung Watukaru.

Dalam banyak upacara, bangunan suci dan tradisi turun temurun masyarakat petani-subak abian di tabanan, meyakini Pura Sad Khayangan Luhur Watukaru sebagai lingga cala mendudukui arah barat linggih Ida Bathara Mahadewa, berada di wilayah Gunung Watukaru. “Gunung Watukaru merupakan simbul kesuburan air, tumbuhan dan udara (Tri Chanda)”.



Seiring dimulainya geliat pariwisata bali sejak tahun 1920 hingga sekarang, maka kini komuditas kopi pun mulai menjadi komuditas pedukung pariwisata yang penting. Geliat pariwisata Tabanan kini tidak bisa lepas dari minuman kopi seperti di obyek wisata Jatiluwih, Tanah Lot dan sebagainya.



Patut disyukuri, “Kopi Tabanan” kini hadir sebagai simbul identitas wilayah yang mulai diperhitungkan. Saat saya mendiskusikan hal ini dengan seorang penjual dan praktisi minuman kopi di Tanah Lot (jumat 25 Sept 2015), terbersit kesimpulan dalam hati bahwa; Kopi Tabanan sesungguhnya adalah “Kopi Lembah Watukaru”-branding kopi jagat Tabanan (*).







Oleh : Made Nurbawa (Jumat, 25/9/2015)




























Sat, 26 Sep 2015 @00:32

Membaca Kembali "Cornelis Van Vollenhoven"

image

Polemik pembongkaran patung Wisnu Murti dan rencana pembangunan patung Sukarno di Kediri Tabanan Bali adalah salah satu bukti belum selarasnya antara pengaturan dan peraturan pemerintah dengan nilai yang berkembang di masyarakat (adat dan budaya). Sehingga apa yang benar secara aturan negara akhirnya tidak selalu bisa diterima oleh nurani masyarakat. Namun pro dan kontra yang terjadi saat ini hendaknya tidak dimaknai sebagai sesuatu yang mempersulit atau mempertentangkan dua pilihan. Tapi sebaliknya menjadi momentum untuk menyelaraskan dan menyatukan keduanya. Bahkan momentum untuk membangun dan menggali kesadaran dan pengetahuan akan spirit keseimbangan dalam perbedaan (Rwa Bhineda). Termasuk momentum untuk membangun penghormatan antar sesama dan perekat sosial warga negara dan elemen masyarakat lainnya.

selengkapnya...

Sat, 15 Feb 2014 @14:59

Uma Wali : To Experience Nature Naturally

image

The SUBAK society members believe that everything has Soul. the Souls that connected one to another. Those interdependency then respected in order of life, in harmony and balance.

selengkapnya...

Sat, 16 Nov 2013 @08:40

Uma Wali : Mengalami Alami Jalan Mula

image

Ciri khas masyarakat Subak meyakini semua yang ada berjiwa. Jiwa-jiwa yang saling melengkapi dan berhubungan satu sama lain. Kemudian terangkum dalam sebuah tatanan kehidupan yang harmoni dan seimbang.

selengkapnya...

Sun, 3 Nov 2013 @22:34

Nandu dan Nandur

image

Memulai menanam padi disebut nandur atau memula. Memula asal katanya mula atau awal. Kata nandur konon bermakna nandu atau menyakap. Pelakunya sering disebut Penandu atau Penyakap.

selengkapnya...

Wed, 2 Oct 2013 @13:35

Sawen Sawen Jagat : Refleksi Hukum Adat Bali

image

Ketika saya melintas dekat sawah itu, saya melihat batang kayu laksana tongkat. Diujungnya diikat sehelai daun pandan. Sebelumnya, ditempat lain ada juga rupa berbeda yaitu; sebatang kayu di ikat dengan helai janur kuning atau pelepah enau.

selengkapnya...

Wed, 25 Sep 2013 @16:32

Landak: Satwa Langka di Hulu Otan

Hari semakin siang, kami pun melanjutkan perjalanan menyusur setapak. Nampak pangkung-pangkung berair bening. Udara terasa sejuk. Sesekali kami menunduk mengormati ranting-ranting pohon yang menyapa.

selengkapnya...

Fri, 13 Sep 2013 @23:39

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?