''Takkan Lagi'': Mengenang Group Band Asal Bali ''Ganesh Band''(1996)

image

Di era tahun 1996 ada satu Group Band Rock asal Bali yaitu : “Ganesh Band” yang mampu menembus blantika musik nasional dalam rangka memproduksi album kompilasi yang terdiri dari lagu-lagu yang dibawakan oleh 5 band  dari berbagai kota yaitu Bali, Bogor, Jakarta dan Semarang.

Di Jakarta Ganesh Band melakukan proses rekaman di Musica Studio- Producer Album “Pesta Group” dengan melibatkan 6 orang personilnya  yaitu; Wahyu (vokal), Gung Vam (Bass), Gung Vaita dan Mang Aya (Gitar) Gung Manik (Drum) dan Gung Arya (Keybord). Lagu yang direkam saat itu berjudul “Takkan Lagi”.

Bagi banyak grups band dijamannya, sebuah kebanggaan apabila bisa lolos rekaman di Jakarta. Generasi kelahiran tahun 1990-an tentu tidak banyak yang tahu kiprah Ganesh Band dimasa itu. Pasti banyak suka-duka yang bisa menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya. Bukan persoalan sejauh mana grups band terkenal di kalangan publik Indonesia, tetapi setidaknya dari kisah Ganesh Band kita bisa “meraba” proses peralihan jaman dari teknologi analog menuju era digital yang mulai berkembang pesat pada akhir tahun 2000 an. Saat itu belum ada namanya facebook, WhatsApp, Istagram dan berbagai jenis media sosial online seperti sekarang. Saat itu media publik yang paling berpengaruh adalah televisi dan radio, itupun stasiun dan teknologi penyiaran tidak sepesat sekarang. Artinya saat itu sebagai musisi atau apapun tidak mudah menjadi “Viral” seperti sekarang.

Syukurlah salah satu personil Ganesh Band I Gusti Agung Gede Arya Teja yang akrab disapa Gung Arya berhasil kami temui pada Jumat (21 Sep 2018) di Tabanan Bali.  Gung Arya sendiri berasal dan berdomisili di Kediri Tabanan.

Dijelaskan oleh Gung Arya, nama Ganesh Band diberikan oleh promotornya di Jakarta yaitu Cok Raka Pemayun, pengusaha asal Bali yang lama berdomisili di Jakarta.  Saat awal terbentuk tahun 1991 Grups Bandnya bernama “Loggizt”, personilnya adalah kumpulan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggai yaitu Undiknas, Unud, dan Warmadewa dan bermarkas di Jl. Tegal Wangi Sesetan Denpasar. Setelah kurang lebih 5 tahun eksis akhirnya ada tawaran rekaman ke Jakarta dari Bapak Cok Raka Pemayun yang sama-sama punya hoby dibidang musik.  Saat itulah Cok Raka Pemayun mengusulkan agar  “Loggizt” nama bandnya diganti menjadi “Ganesh Band”.

Dijelaskan oleh Gung Arya sebelum rekaman di Musika Studio terlebih dahulu mereka dikarantina di bilangan Tebet Timur Dalam Jakarta. Disana mereka melakukan latihan dan persiapan sebelum rekaman. Setelah beberapa minggu di Jakarta akhirnya proses rekaman dilakukan dan berjalan lancar. Saat itu rekaman masih menggunakan pita, belum ada teknologi digital seperti sekarang,  terangnya.

Dijelaskan pula oleh Gung Arya, setelah selesai proses rekaman, personil Ganesh Band juga mendapat kesempatan mewakili kelompok album “Pesta Group” untuk wawancara televisi bersama stasiun TPI.

Sepulang dari Jakarta nama Ganesh Band terus dipakai untuk grups musiknya. Gung Arya dan kawan-kawannya terus mengibarkan nama Ganesh Band di beberapa penampilannya di Tabanan dan Bali. Setelah itu Gung Arya juga mendirikan “Ganesh Studio” di rumanya di Kediri Tabanan. Sempat ada rencana untuk melakukan rekaman album kedua di Jakarta. Sayang karena berbagai kesibukan personil Ganseh Band semakin sulit untuk berkumpul dan bertemu sehingga lama vakum bahkan 5 orang pesonilnya kini tinggal di luar negeri, tutur Gung Arya.

Syukur, rekam jejak Ganesh Band pada tahun 1996 sempat direkam dan 14 tahun kemudian personil Ganesh Band  Agung Vam (bass) mengungahnya di Yutube https://www.youtube.com/watch?v=0vCLZEWFDb0&feature=youtu.be pada tanggal 31 Agustus 2010.

Link Yutube itu diberikan kepada penulis (Jumat, 21 Sept 2018) langsung dari salah satu pelakunya yaitu I Gusti Agung Gede Arya Teja alias Gung Arya. Saat itulah kenangan lama tentang kiprah Ganesh Band terungkap kembali.

Tahun 2018 ini genap 22 tahun peristiwa itu berlalu, sukurlah teknologi online Yutube telah membantu menyimpan rekamannya.  Sesederhana apa pun peritiwa itu, suatu saat pasti bisa memberi petunjuk yang berguna bagi orang lain.

Begitu juga,  walau Ganesh Band sudah lama vakum tetapi tetap mampu memberi inspirasi bagi banyak orang. Termasuk penulis yang hari itu tidak menduga  bisa bertemu dengan Gung Arya   sebagai pelaku dan personil  Ganesh Band yang kini tetap aktiv dan  berkiprah dibidang seni dan musik di tanah kelahirannya Tabanan, Bali. (MN).

 

Penulis : Made Nurbawa (tinggal di Tabanan)-Jumat, 21 Sept 2018

 

Tue, 25 Sep 2018 @23:40


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?