Parodi : Tanah Air

image

Bali, belakangan banyak orang gelisah ketika lahan sawah beralih fungsi menjadi perumahan. Hilangnya pemandangan yang indah, udara yang tak lagi sejuk, bekurangnya sumber pangan khususnya beras juga menurunnya sumber daya air. Berhubungan atau tidak, yang jelas di beberapa kompleks perumahan kini debit air mengecil dan berujung keluh bagi pelanggannya.

Ada banyak kemungkinan, sebenarnya debit air tetap, hanya pengguna lah yang bertabah. Bisa juga debit air tetap, tapi alir air berubah. Atau pola pemanfaatan air yang tak lagi ramah, dan sebagainya. Sering saya lihat “jerit” ibu-ibu yang tak lagi bisa membeli air kemasan dengan murah dan mudah. Belakangan pasokan air kemasan kadang ngadat di warung-warung. Kebutuhan air kemasan pun semakin pesat hingga kepelosok desa walau di beberapa pancoran (beji), air alam mengalir bening berlimpah-layak minum tanpa di masak.

Disisi lain, agenda ketahanan pangan masih terus menggema dan di gemakan. Pangan dan air adalah dua sisi yang saling melengkapi, perlu dan dibutuhkan. Soal air di semua desa atau wilayah beda potensi, spirit dan budaya pelestarian air pun di Bali masih membumi dan terhormat (patirtaan). Sementara laju alih fungsi sawah terus terjadi nyaris sulit terhenti. Mengapa?

Rupanya dibalik alih fungsi lahan ada banyak lapangan pekerjaan dan rejeki dambaan mengikuti, sebut saja sebagai “maklar tanah”- sebuah lapangan pekerjaan tuk berbagi komisi- sumber income alternative. Maklar tanah ada, karena banyak yg jual tanah. Lalu kemana petani dan buruh tani yang dulu setia menanti manyi (panen)? Rupanya sebagian dari mereka sudah beralih profesi, ada yang bekerja ke kota ada juga jadi TKI ke luar negeri. Yang jelas tidak hanya tanah dan air beralih fungsi, pekerjaan juga terus berganti. Belakangan yang lagi popular adalah dari petani jadi “Relawan” ?!. (MN)




By: Made Nurbawa, 27 Mei 2014


 

 

Tue, 27 May 2014 @09:48


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?