Badan Otorita Besakih : Menyongsong Kerukunan Kehidupan Umat Hindu

image

Pura Besakih adalah kawasan Pura terbesar bagi umat Hindu di Bali, bahkan Indonesia.   Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali. “Dalam kesadaran dan keyakinan ini, tentu ukuran besar atau kecil sangat relative, relegius dan filosofis”.

Dalam perkembangannya Pura Besakih tidak sekedar menjadi tempat ibadah, kini Pura Besakih telah menjadi spirit dalam banyak hal dan aktivitas, baik dalam hal pendidikan, ekonomi, wisata, sosial dan sebagainya. Beragam upacara keagamaan dan aktivitas budaya lainnya, membuat ribuan umat/pemedek datang   ke Besakih untuk sembahyang, penelitian atau berwisata. Hal tersebut akhirnya membangun pola hubungan yang semakin beragam. Baik dalam hal upacara, pengelolaan, penganggaran, adat, pemanfaatan kawasan, infrasturktur, kebijakan, koordinasi antar pihak, bahkan bentuk-bentuk penghormatan nilai dan hak tradisional (kearifan lokal) yang hidup dan exis hingga kini.

Dalam hal peraturan dan pola hubungan pemerintahan pusat dan daerah, pro dan kontra umat Hindu di Bali pun sempat mencuat ketika kawasan pura besakih, gunung agung dan sekitarnya di tetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), mengacu pada PP. 50 Tahun 2011.   “Walau zonasi KSPN belum jelas, hal itu membuktikan bahwa ada harapan sekaligus kekhawatiran yang mendasar di kalangan umat hindu jika kesucian dan fungsi pura besakih diusik”.

 

Badan Otorita Besakih

Merespon berbagai fakta kekinian dan pola hubungan (kepentingan) yang terjadi di pura besakih dan sekitarnya, jauh sebelum muncul gagasan besakih sebagai KSPN, beberapa kalangan pemerhati, unsur masyarakat, adat dan juga pengurus PHDI sudah memikirkan adanya semacam “badan otorita Besakih” dan/atau sebutan lain. Pembentuk Badan otorita Besakih dimaksudkan untuk mengambil langkah-langkah bijak dalam hal penataan dan pengelolaan. Juga sebagai upaya penghormatan dan perlindungan kearifan hak-hak tradisional (sosio relegius) yang hidup dan sudah ada saat ini.

Lebih jauh kedepannya, Badan Otorita Besakih ini diharapkan mampu sebagai “refresentatif umat” dalam mewakili umat hindu untuk membangun pola hubungan yang selaras bagi semua pihak dalam hal ini pemerintah pusat dan daerah, kabupaten dan provinsi, antar kabupaten, desa adat, desa dinas, lembaga umat, dan komponen umat hindu lainnya. “Sebagai bagian dari NKRI tentu umat hindu sebagai pemilik pura besakih harus mampu mandiri untuk tetap menjadikan kawasan dan pura besakih sebagai tempat dan kawasan suci yang menjungjung spirit   keseimbangan budaya, sosial relegius, perekat sosial, tata ruang, pelestarian lingkungan   dan mampu menjawab tantantangan perkembangan situasi kekinian.”.

Untuk itu Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) sebagai lembaga penasehat umat merupakan lembaga terdepan yang memiliki otoritas untuk membentuk Badan Otoritas Besakih ini. Mudah-mudahan badan otoritas besakih mampu memfasilitasi semua pihak untuk menjadikan pura besakih sebagai kawasan suci dan kawasan yang disucikan oleh umat hindu. Sementara komponen dan lembaga umat hindu lainnya juga turut berpartisipasi dalam mekaji dan merangkum mekanisme dan pola hubungan badan otoritas ini dengan bijak, baik dalam wilayah parahyangan, palemahan dan pawongan.

Jika inisiatif umat hindu membentuk Badan Otorita Besakih ini disambut positif oleh seluruh umat hindu (khususnya yang ada di Bali) tentu aspek Tatawa, Etika dan Upacara harus menjadi landasan utama. Tidak kalah pentingnya kajian dalam aspek kelembagaan, bhisama, hukum, tugas fungsi dan kewenangan, kewajiban dan hak, SDM, aspek teknis, pembiayaan, pertanggungjawaban, serta pola hubungan antar desa adat dan dinas, kabupaten dan pemerintah pusat dan daerah dan lain sebagainya. “Tentu tidak harus terburu-buru, dan atau tunduk oleh riak-riak kepentingan pragmatis sepihak sebagian kecil kalangan”.(MN).

 

Oleh:

Made Nurbawa, 18 Jan 2014

Photo dipinjam dari : http://albertandrhonda.blogspot.com

Top of Form

 

Sat, 18 Jan 2014 @00:26


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+3+8

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?