Bunga Halaman Bunga Harapan

image

Hingga saat ini saya belum tahu apa nama tanaman ini. Bungannya seperi terompet, kecil. Ada putih ada yang ungu. Beberapa tahun silam saya ingin menanamnya sendiri hingga berbunga. Dua bulan lalu saya membawanya dari desa dan saya tanam di halaman. Dan kini,  ia benar-benar tumbuh, berbunga, nyata di depan mata.

Ia masih kecil, bunganya baru satu, putih bersih. Nampaknya masih ada lagi yang akan mekar beberapa hari kedepan. “Bagi ku, kini ia menjadi bunga halaman sekaligus bunga harapan kehidupan.”

Dari bunga “terompet” ini, mohon ijin saya menyebutnya begitu-saya merasa diingatkan. Betapa beragam bunga di pulau ku telah menghidupi jutaan orang. Sebuah penelitian menyebutkan triliunan rupiah “putaran ekonomi” tumbuh karena bunga. Bunga, bukan lagi soal warna, bukan lagi sebatas tumbuhan semata. Bunga di pulau ku benar-benar sudah menjadi bunga budaya, bunga kreatifitas, bunga keindahan dan seterusnya. Memberi hidup jutaan jiwa dalam panji-panji spiritualitas-bebantenan, upakara dan upacara. Sebuah bentuk ekonomi kerakyatan tiada tara.

Disisi lain, tanaman seperti keluarga  saja. Ketika saya merawat, ketika saya berharap, ia pun mengerti. Ia tumbuh segar dan menyapa, laksana ingin berterima kasih melalui bunganya yang indah. Hal ini mengingatkan saya pada cerita seorang petani padi di sebuah desa, konon jika sehari saja tidak ke sawah   ia merasa resah gelisah. Katanya, “padi-padi itu ibarat anak, ibarat keluarga tercinta, tidak bertemu sehari saja, rasa kangen mengusiknya,”jelasnya.

Rupanya bercocok tanam atau dunia pertanian bukan sebatas profesi, bukan pula sebatas ekonomi, bukan pula sebatas petani. Apalagi sebatas wacana politis para petinggi dan pemerhati. “Bertani adalah sebuah keyakinan, kesadaran dan kesetiaan yang maha suci kepada kemuliaan ibu pertiwi. Membudaya ibarat “monument agung tak benda”. Mendukung kepariwisataan, mengundang jutaan mata dunia tuk menyapanya.

“Bunga halaman bunga harapan, terima kasih telah mengingatkan.” (MN).

 


Tilem, Tabanan, 4 Oktober 2013

By: Made Nurbawa

 



 

 

 

 

Tue, 8 Oct 2013 @14:55


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?