Badeg Dukuh di Lereng Agung

image

Gunung Agung adalah saksi jejak peradaban dan sejarah Bali. Tercatat dibeberapa prasasti dan babad-babad. Sebut saja prasasti Tulangkir dan sebagainya. Dalam babad yang lain disebutkan pada bulan purnama isaka 31 tahun 109 masehi, Gunung Agung telah meletus kedua kalinya. Entah sebelumnya dimasa “Bali Purba”.

Hingga kini, masyarakat Bali meyakini, Gunung  Agung adalah gunung yang maha suci. Menjulang menyapa langit 3.142 meter diatas permukaan laut. Terakhir pada 16 Pebruari 1963 gunung ini mulai bergetar setalah 120 tahun tertidur (Kusumadinata-1963).

Pada 18 Pebruari 1963 (Pk. 23.00) gunung ini bergemuruh, paginya debu dan asap sudah menyelimuti bumi-diiring suara letusan. Masyarakat   Badeg Dukuh dilereng agung terkejut, anak-anak diungsikan dan para orang tua berdoa di pura mohon kerahayuan. Dan Gunung Agung pun sempat mereda dengan letusan kecil berdebu. Warga pun kembali ke desa dan padukuhan.

“Rupanya gemuruh pada pebruari itu hanya awal. Letusan dasyat kembali terjadi di hari-hari berikutnya. Desa bertetangga Badeg Dukuh dan Sogra pun luluh lantak.”

Ada kisah pilu. Tercatat pada 17 maret 1963, warga Badeg Dukuh dan Sogra sudah 3 hari makemit di pura. Berdoa lengkap dengan alunan suara gamelan. Mereka berdoa dan terus berdoa agar Gunung Agung tidak meletus, kalaupun meletus tidak sampai merusak padukuhan. Anak dan perempuan telah diungsikan, 100 orang lebih tetap memilih bertahan di Pura Padukuhan.

“Mereka tidak mau beranjak pergi. Mereka meyakini dan setia menemani Gunung Agung yang maha suci. Warga seperti meyakini ada yang salah selama ini. Alam pun marah”-(red).

Pagi berikutnya, letusan terjadi, awan panas menyapu bumi, 109 warga Badeg Dukuh dan 102 warga Sogra yang bertahan di pura ditemukan tewas hangus “mendebu”. Konon sebagian diantaranya masih dalam posisi memegang gamelan. “Sebagian ada yang menyebut sikap mereka kelalaian. Tapi bagi warga padukuhan, semua itu adalah kesetiaan dan keyakinan.” (MN).


**Dicuri dari berbagai sumber.

    By: Made Nurbawa (4/5/2013)

 

 

 



Tue, 17 Sep 2013 @08:43


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?