Care Kulkul Pondokan

image

Kulkul (kentongan) adalah alat komunikasi tradisional. Umumnya dibuat dari kayu atau bambu. Di Bali, Kulkul tidak bisa dipisahkan dari aspek budaya, tradisi dan keyakinan masyarakat pada umumnya.

Ada yang menarik tentang Kulkul. Baru-baru ini seorang kawan menyebut istilah "Kulkul Pondokan" yaitu; kentongan yang berada di gubuk atau rumah di tengah areal kebun atau tegalan. Baru pertama kali saya mendengar perumpamaan tersebut. Kulkul Pondokan tidak kalah nyaringnya dengan "Kulkul Bale Banjar"(Balai desa/komunitas). Walau sama-sama Kulkul tapi memiliki makna beda.

Kata teman saya, Kulkul pondokan, jika dipukul suaranya keras, terdengar hingga jauh, namun tidak ada orang yang datang. Bahkan sering hanya dianggap keisengan saja. Beda dengan Kulkul di Bale Banjar. Jika dipukul suaranya terdengar hingga jauh sama percis seperti Kulkul Pondokan. Bedanya, Kulkul di Bale Banjar memilki beragam makna (Pesan). Warga umumnya sangat paham dengan makna setiap irama atau jumlah pukulan/suara Kulkul yang ada di Bale banjar maupun di Pura.

"Misalnya jika suara Kulkul dengan jumlah pukulan tertentu, bisa bermakna sangkepan segera dimulai. Warga pun akan berduyun-duyun datang dan berkumpul di Bale Banjar".

"Mendengar penjelasan kawan saya itu, saya jadi mengerti, saat ini di dunia perpolitikan kita konon banyak suara-suara seperti "Kulkul Pondokan", suaranya nyaring dan keras tapi tidak ada warga yang menghiraukan,"terang teman saya itu. (MN).


By: Made Nurbawa
Tabanan, 16 Juli 2013

 

Sun, 15 Sep 2013 @18:50


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?