Landak: Satwa Langka di Hulu Otan

Hari semakin siang, kami pun melanjutkan perjalanan menyusur setapak. Nampak pangkung-pangkung berair bening. Udara terasa sejuk. Sesekali kami menunduk mengormati ranting-ranting pohon yang menyapa.

“Hei”, Perhatian saya tertuju ke lereng tebing. Nampak ada lubang  berdiameter sekitar 30 cm. “Gok ape ne?” tanyaku kepada Putra Sedana.  Berenam kami mendekat melihat lubang itu.

Sesaat kami berdikusi dengan kawan-kawan. “Gok Landak to, “ Jawab Putra Sedana meyakinkan dan dibenarkan juga oleh Jik Jawir. Hari itu saya beruntung, pertama kali melihat langsung Gok Landak, hewan berbulu tajam seperti duri. Konon populasi Landak kini sudah semakin langka.

Rupanya saya beruntung, sehari menjelang peringatan “Hari   Cinta Puspa dan Satwa Nasional” yang ke 18 tanggal 5 Nop2012, saya diperkanalkan pertama kali dengan “Gok Landak.” Kalau Landak-nya sudah saya lihat langsung dikebun binatang beberapa  tahun lalu.

“Ternyata menyusur sungai merupakan pendidikan lingkungan yang kaya pengetahuan. Mengenal flora dan fauna, juga merekam jejak-jejak budaya Bali Dwipa,” pikirku disambut kicauan burung-burung.

Saya lanjutkan langkah sambil bertanya dalam hati, “masihkan anak-anak jaman sekarang berkesempatan melihat Landak dan Gok Landak di alam sekitar?” Atau hanya cukup di buku cerita atau di video game saja? (bersambung).

 

Catatan perjalan di Hulu Sungai Otan, 4 Nop 2012

Made Nurbawa.

 

 

Fri, 13 Sep 2013 @23:39


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Welcome
image

Made Nurbawa

0818557532


Selamat Datang di Website
Made Nurbawa yang berasal dari Tabanan Bali.
Kategori
Komentar Terbaru
Facebook Made Nurbawa

Kalender

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?